
Dari luar, kaca tampak sama: bening, rata, dan dingin disentuh. Padahal di dalam penawaran, kaca bisa menjadi bagian dengan selisih harga dan kinerja paling besar. Tiga jenis yang paling sering ditemui pada pintu dan jendela adalah temper, laminasi, dan kaca ganda.
Kaca temper untuk pintu dan jendela: kuat, dan pecah menjadi butiran
Kaca temper adalah kaca biasa yang dipanaskan lalu didinginkan cepat sehingga permukaannya berada dalam tekanan. Wikipedia menyebut kekuatannya sekitar empat kali kaca biasa (annealed). Standar ASTM C1048 mensyaratkan kaca temper penuh setebal 6 mm punya tekanan di permukaan sedikitnya 69 MPa, atau 67 MPa di tepinya.
Saat pecah, kaca temper tidak jadi serpihan tajam seperti kaca biasa, tetapi butiran kecil yang cenderung tumpul. Itu sebabnya ia dipakai pada pintu kaca, jendela rendah, dan tempat yang mungkin terbentur. Wikipedia mencatat bahwa banyak aturan bangunan di Amerika Serikat mewajibkan temper atau laminasi di lokasi tertentu, seperti dekat pintu, tangga, atau kolam renang. Aturan di Indonesia berbeda, jadi tanyakan ke arsitek atau kontraktor Anda.
Ada satu sifat yang harus Anda tahu sebelum memesan: kaca temper tidak bisa dipotong, dibor, atau diasah setelah dibuat. Semua pekerjaan itu selesai sebelum proses temper. Kalau ukuran salah, kacanya harus dibuat ulang. Karena itulah ukur ulang di lokasi dan gambar kerja yang Anda setujui bukan formalitas (lihat cara mengukur jendela dan pintu sebelum memesan).
Temper juga bukan berarti tidak bisa pecah. Pukulan tajam di tepi kaca, kaca yang terjepit kusen, atau inklusi nikel sulfida yang tumbuh dari waktu ke waktu bisa membuatnya pecah. Kasus pecah sendiri jarang, tetapi nyata.
Apa fungsi lapisan plastik di tengah kaca laminasi?
Kaca laminasi terdiri atas dua lapis kaca atau lebih yang direkatkan dengan lapisan polimer, paling sering PVB. Susunan tipikal di Wikipedia adalah kaca 2,5 mm, lapisan 0,38 mm, dan kaca 2,5 mm. Ketika pecah, kaca tidak menjadi serpihan besar. Serpihannya melekat pada lapisan di tengah, sehingga kaca biasanya tetap berada di kusen, dan benturan yang tidak menembus meninggalkan pola retak seperti jaring laba-laba.
Kegunaannya ada beberapa. Untuk keamanan, kaca laminasi sulit ditembus. Untuk suara, ia meredam lebih baik daripada kaca tunggal setebal sama, dan lapisan PVB akustik lebih baik lagi (lihat jendela UPVC kedap suara). Lapisan yang sesuai juga menyaring hampir semua sinar UV. Lapisan kaca di dalam laminasi boleh berupa kaca biasa maupun kaca temper.
Kaca ganda (insulated glazing)
Kaca ganda adalah dua lapis kaca atau lebih dengan ruang udara atau gas di antaranya, dibatasi spacer berisi zat pengering dan ditutup dengan segel di tepinya. Gas yang umum dipakai adalah argon. Lapisan low-E, yang memantulkan inframerah, sering diletakkan di salah satu permukaan dalam untuk mengurangi panas masuk.
Manfaatnya: perpindahan panas lebih lambat, dan peredaman suara lebih baik, terutama bila dua kacanya berbeda tebal atau salah satunya laminasi. Harganya: lebih berat dan mahal, dan segelnya bisa gagal. Wikipedia mencatat unit kaca ganda umumnya bertahan 10 sampai 25 tahun, dengan garansi pabrikan 10 sampai 20 tahun. Saat segel gagal, uap masuk dan embun muncul di antara kaca, dan biasanya unitnya harus diganti (kaca jendela berembun menjelaskan bedanya dengan embun biasa).
Kaca mana untuk ruangan mana?
Tabel ini hanya panduan umum dari kami. Kebutuhan sebenarnya bergantung pada rumah Anda.
| Lokasi | Pilihan yang umumnya masuk akal | Alasannya |
|---|---|---|
| Pintu kaca, bagian dekat lantai | Temper atau laminasi | Benturan lebih mungkin terjadi |
| Jendela besar dan jendela rendah | Temper atau laminasi | Luas kaca besar menerima beban angin dan benturan |
| Dekat tangga atau void | Laminasi | Serpihan tertahan, kaca tetap di tempat |
| Kamar tidur menghadap jalan | Laminasi, atau kaca ganda dengan dua kaca berbeda tebal | Meredam suara |
| Sisi barat dan timur | Kaca ganda atau kaca berlapis low-E | Mengurangi panas matahari |
| Kamar mandi | Kaca buram (frosted) yang temper | Privasi dan keselamatan |
| Jendela fixed kecil di tempat tinggi | Kaca biasa sering memadai | Risiko benturan kecil |
Kaca pada pintu swing kaca dan pintu floor hinge, misalnya, termasuk yang paling layak dipilih dengan cermat karena ukurannya besar dan mudah terbentur.
Lima hal untuk ditanyakan soal kaca
Sebelum menyetujui penawaran apa pun, termasuk dari kami, minta hal-hal ini ditulis:
- Jenis kaca: biasa, temper, laminasi, atau ganda.
- Tebal tiap lapisan dalam milimeter, dan tebal lapisan laminasinya.
- Warna atau lapisan: bening, berwarna, atau low-E.
- Nilai SHGC untuk panas, dan Rw untuk suara, bila ada hasil ujinya.
- Apakah tepi kaca dirapikan, dan apa garansi untuk kaca (termasuk segel kaca ganda).
Bila Anda sudah tahu model yang diinginkan, kirim pertanyaan lewat halaman kontak dan tim kami akan menjelaskan pilihan kaca untuk bukaan di Semarang dan Ungaran.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Tidak. Pemotongan, pengeboran, dan pengasahan harus selesai sebelum kaca ditemper, dan kaca yang sudah temper pecah bila dipotong. Karena itu ukuran harus pasti sebelum produksi.
Sifatnya berbeda. Temper lebih kuat dan pecah menjadi butiran kecil. Laminasi menahan serpihan sehingga kaca tetap di tempatnya setelah pecah. Untuk lokasi berisiko, keduanya bisa digabung, yaitu laminasi dari kaca temper.
Bisa, walau jarang. Penyebab yang dikenal adalah inklusi nikel sulfida, atau retak kecil di tepi kaca. Pemasangan yang tidak menekan kaca dan tepi kaca yang rapi mengurangi risikonya.
Tidak wajib. Manfaatnya paling terasa di sisi yang terkena matahari langsung dan di kamar yang sering ber-AC. Harganya lebih tinggi dan segelnya perlu dijaga.
Tanyakan kepada penyedia dan minta ditunjukkan. Banyak produsen menandai kaca temper secara permanen di salah satu sudut, dan ketebalannya sebaiknya tertulis di penawaran.


